Pengikut

Kamis, 26 Februari 2026

Vernier Calliper

 Vernier calliper


Image : vernier calliper


Cara membaca vernier caliper (jangka sorong) adalah dengan  menjumlahkan hasil skala utama (sebelah kiri angka nol nonius) dan skala nonius/vernier (garis yang sejajar/berhimpit). Umumnya, skala utama dalam mm, sedangkan skala vernier memberikan nilai desimal (ketelitian 0,02 mm atau 0,05 mm)

Langkah-langkah Membaca Jangka Sorong:
  1. Baca Skala Utama: Lihat posisi angka 0 pada skala vernier (bawah). Angka pada skala utama (atas) yang tepat berada di sebelah kirinya adalah nilai milimeter utama.
    • Contoh: Jika 0 vernier berada di antara 2,1 cm (21 mm) dan 2,2 cm (22 mm), maka skala utama adalah 21 mm.
  2. Baca Skala Vernier (Nonius): Cari garis pada skala vernier (bawah) yang paling sejajar/berhimpit lurus dengan garis skala utama di atasnya.
    • Contoh: Jika garis ke-7 pada skala vernier berhimpit (pada alat ketelitian 0,01 mm), maka nilainya 
       mm.
  3. Jumlahkan Hasil: Tambahkan nilai skala utama dengan nilai skala vernier.
    • Hasil: 21 mm (Skala Utama) + 0,07 mm (Vernier) = 21,07 mm.
Tips Tambahan:
  • Jenis Ketelitian: Ketelitian jangka sorong umumnya 0,05 mm atau 0,02 mm. Baca panduan pada alat untuk memastikan.
  • Cek Nol: Pastikan kedua rahang rapat dan angka nol utama lurus dengan nol vernier sebelum mengukur untuk menghindari error



Tugas Maintenance Practice Kelas XII

 Jawablah soal essai berikut ini :

1. Buatlah settingan ukuran torque wrench menjadi 10.2 inch!

2. Jenis pengelasan apa yang anda lakukan saat ini?

3. Bilamana anda melakukan pemasangan safety wire, Jelaskan berapa aturan SOP dari jumlah lilitan dalam 1 inch dan aturan mengenai pigtail?

4. Berapa rivet pitch yang dianjurkan sesuai dengan SOP pada proses riveting?

5. Berapa tekanan hydraulic/pneumatic yang terbaca pada pressure regulator saat anda mengoperasikan Rangkaian Simulasi Electro Aileron System?

6. Coba jelaskan mengapa serat di setiap lapisan arah seratnya berbeda dalam proses pembuatan skin?

7. Apa akibatnya jika pada proses pencampuran adonan composite perbandingan resin dan hardener tidak sesuai dengan SOP?

8. Bagaimana mengetahui suatu komponen yang berbahan composite dinyatakan mengalami kerusakan?

9. Berapa tegangan total dari rangkaian constant current (rangkaian seri) pada baterai?

    Selamat Mengerjakan

Kamis, 12 Februari 2026

Tugas Basic Skill

Tugas Basic Skill, Jumat, 13 Februari 2026

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar!

1. Jelaskan definisi aircraft hardware!

2. Sebutkan tiga metode standar yang paling sering digunakan pada aircraft   hardware!

3. Mengapa paku keling (rivet) dan las (welding) tidak boleh digunakan  untuk menyambung bagian yang sering dibongkar pasang?

4. Mengapa pada pemasangan baut (bolt) umumnya dikencangkan dengan  cara memutar mur (nut) dan tidak diperbolehkan memutar kepala baut?

5. Mengapa ulir perlu diklasifikasikan berdasarkan kelas fit-nya?

6. Sebutkan bentuk ulir yang paling cocok digunakan untuk memindahkan   tenaga yang besar!

7. Apa yang kalian ketahui mengenai knuckle thread?

8. Sebutkan tiga material yang digunakan untuk membuat baut pesawat udara!

9. Sebutkan empat jenis baut yang banyak digunakan dalam struktur pesawat udara!

10. Gambarkan kepala baut jenis hex head, clevis, countersunk head styles and eyebolt!

11. Jelaskan cara membaca identifikasi baut dengan nomor komponen ANDD6A!

12. Apa yang kalian ketahui tentang close tolerance bolts!

13. Perhatikan bentuk kepala internal wrenching bolt! Dengan bentuk kepala seperti itu, beban apa yang paling besar ditanggung oleh internal wrenching bolt?

14. Jelaskan cara mengidentifikasi aircraft nut!

15. Jelaskan perbedaan non-self-locking nut dan self-locking nut!

16. Jelaskan arti dari mur dengan kode AN320-10!

17. Mengapa castellated shear nut AN320 dirancang untuk menerima tegangan geser (shear) saja?

18. Sebutkan penggunaan wing nut AN350 yang pernah kalian lihat pada   penggunaan di lingkungan sekitar kalian!

19. Apa yang kalian ketahui tentang self-locking nuts jenis fiber lock type?

20. Berikan penjelasan mur yang memiliki kode AN310D5R!

21. Jelaskan pengelompokan sekrup pada pesawat udara beserta penggunaannya!

22. Mengapa sebagian besar orang mengklasifikasikan drive screws bukan    sekrup melainkan paku (nail)? Jelaskan!

23. Jelaskan arti dari nomor kode AN501D-416-7 pada sekrup!

24. Jelaskan arti dari nomor kode NAS144DH-24 pada sekrup!

25. Jelaskan perbedaan mendasar bentuk fisik antara structural screw dibanding machine screw dan self-tapping screw!

26. Jelaskan definisi rivet sesuai dengan materi yang telah kalian pelajari!

27. Sebutkan lima macam penggunaan rivet di pesawat udara!

28. Gambarkan jenis-jenis kepala solid shank rivet!

29. Pada kondisi apa kita harus menggunakan blind rivet?

30. Mengapa kepala countersunk head rivet paling banyak digunakan pada  bagian eksterior pesawat udara?

31. Jelaskan arti dari nomor kode rivet AN470AD3-5!

32. Jelaskan definisi dari pegas (spring) menurut pemahaman kalian!

33. Sebutkan lima fungsi dari pegas!

34. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang pegas datar, pegas spiral, dan pegas ulir?

35. Jelaskan perbedaan tentang bantalan bola (ball bearings) dan bantalan    rol (roller bearings)!

36. Gambarkan bagian-bagian bantalan bola!

37. Apa yang kalian ketahui tentang bantalan rol jenis cylindrical roller bearings, spherical roller bearings, dan tapered roller bearings?

38. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang cable fittings!

39. Mengapa kabel transmisi dan kabel kontrol perlu dilengkapi dengan beberapa jenis alat kelengkapan yang berbeda, seperti terminals, thimbles, bushings, dan shackles?

40. Gambarkan turnbuckle beserta nama bagian-bagiannya!

41. Gambarkan pula push-pull tube assembly beserta nama bagian- bagiannya!

42. Jelaskan potensi bahaya yang akan terjadi apabila kabel pesawat udara   tidak dirawat dengan benar atau sembarangan!

43. Mengapa kinerja sistem kelistrikan yang baik dan berkelanjutan pada pesawat udara sangat bergantung pada pengetahuan dan teknik dari teknisi yang memasang,  memeriksa, dan memelihara sistem kelistrikan               tersebut?

44. Sebutkan lima karakteristik pemilihan jenis bahan isolasi konduktor!

45. Jelaskan perbedaan antara metode penandaan kabel langsung dan tidak   langsung!

46. Sebutkan kategori perkakas untuk pekerjaan perawatan dan perbaikan   pesawat berdasarkan fungsi/cara kerja dan sifatnya!

47. Perkakas apa saja yang termasuk cutting tools?

48. Sebutkan pula perkakas yang termasuk alat ukur!

49. Apa kegunaan perkakas rachet, slide caliper, file card, dan torque wrench?

50. Mengapa torque wrench harus dikalibrasi pada interval waktu tertentu?

51. Apa yang dimaksud dengan perlengkapan penunjang pelayanan darat?

52. Sebutkan empat perlengkapan yang termasuk kategori general equipments!

53. Apa itu wheel chock dan apa fungsinya?

54. Apa nama peralatan penghasil tenaga listrik yang memasok daya  sebelum mesin pesawat dinyalakan?

55. Apa yang dimaksud emergency equipment? Sebutkan perangkat- perangkatnya!

56. Di bagian mana dipasang slide rafts? Apa fungsinya?

57. Apa gunanya towing bar and tractor dan kapan penggunaannya?

58. Tuliskan kepanjangan dari APU dan jelaskan fungsinya!

59. Apa yang dimaksud kalibrasi dan mengapa itu penting dilakukan?

60.  Bagaimana cara mengukur arus listrik sebesar 100 mA dengan  multimeter analog? Tuliskan tahap-tahapnya!

Kerjakan Soal di atas dengan modul  panduan Dasar - dasar Teknik Pesawat Udara. 

Silakan absen di kolom komentar ya. Merci

Vernier Calliper

 Vernier calliper Image : vernier calliper Cara membaca vernier caliper (jangka sorong) adalah dengan   menjumlahkan hasil skala utama (sebe...