Pengikut

Kamis, 07 Mei 2026

MULTIMETER

 

Bagian-bagian Multimeter Analog

Multimeter merupakan salah satu alat ukur elektrik yang umum digunakan di bengkel otomotif. Multimeter sering disebut multitester atau AVOmeter, memiliki fungsi untuk mengukur nilai resistansi (tahanan), tegangan DC (Direct Current), tegangan AC (Alternating Current), dan arus DC.

Saat ini, terdapat dua macam model multimeter yang umum digunakan yaitu multimeter analog dan multimeter digital. Masing-masing multimeter memiliki fungsi yang sama, namun memiliki cara yang berbeda dalam membaca nilai dan hasil ukur yang terpampang pada layar skala.

Multimeter analog adalah multimeter yang menggunakan papan skala dan jarum pointer, sedangkan multimeter digital menggunakan layar berisi angka digital yang akan tampil saat pengukuran.

Nah pada artikel kali ini, ombro akan berbagi informasi tentang bagian-bagian multimeter khususnya untuk multimeter analog yang menggunakan jarum pointer. Berikut adalah bagian-bagian multimeter analog

AVO Meter Analog



1. Kotak meter (Meter Cover)


Kotak meter (Meter Cover) merupakan cangkang / bodi multimeter. Kotak ini berfungsi sebagai tempat komponen-komponen multimeter. Kotak meter ini umumnya terbuat dari bahan plastik. Pada beberapa model multimeter, kotak meter ini ada yang terbungkus dengan bahan karet untuk mencegah slip dan licin saat digunakan.


2. Skala


Skala berfungsi sebagai skala nilai pembacaan meter. Pada papan skala terdapat nilai-nilai pembacaan untuk masing-masing skala nilai pengukuran, seperti misalnya untuk nilai pengukuran tahanan, nilai pengukuran tegangan AC, nilai pengukuran tegangan DC, atau untuk nilai pengukuran arus listrik.


3. Jarum penunjuk meter (Knife-edge Pointer)


Jarum penunjuk meter (Knife-edge Pointer) ini berfungsi sebagai penunjuk besaran nilai yang diukur. Pada multimeter analog, kerap ditambahkan sebuah cermin pada papan skala agar pembacaan pada jarum penunjuk meter ini menjadi lebih akurat.


4. Zero Adjusting Screw


Zero Adjusting Screw atau sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk adalah komponen multimeter analog yang berfungsi untuk mengatur posisi jarum penunjuk dengan cara memutar sekrupnya ke kanan atau ke kiri dengan menggunakan obeng pipih kecil. Tujuannya adalah agar didapat posisi yang tepat antara nilai 0 pada skala dengan posisi jarum.


5. Zero OHM Adjusting Knob


Zero OHM Adjusting Knob adalah tombol pengatur kedudukan dan posisi jarum penunjuk pada posisi nol untuk pengukuran ohm. Tombol pemutar ini digunakan saat melakukan pengukuran nilai ohm pada resistansi (tahanan), yaitu dengan cara menghubungkan kedua test lead + (merah) yang dihubungkan ke test lead - (hitam) dan memutar tombol pengatur ke kanan atau ke kiri agar posisi jarum tepat berada di posisi nol.



6. Lubang Kutub Positif +


Lubang kutub positif (+) ini adalah tempat untuk memasang test lead positif (+), yaitu kabel probe yang berwarna merah


7. Saklar Pemilih (Range Selector Switch)


Saklar pemilih (Range Selector Switch) adalah komponen multimeter yang berfungsi untuk memilih macam atau tingkat pengukuran sesuai dengan kebutuhan saat pengukuran. Biasanya, setiap multimeter memiliki empat posisi pilihan pengukuran serta satu posisi untuk mematikan (OFF) multimeter tersebut.

Untuk memilihnya, silahkan putar saklar pemilih ke kanan atau ke kiri, lalu posisikan saklar pada macam dan tingkat pengukuran yang dibutuhkan.
Berikut posisi pengukuran yang umum tersedia pada multimeter analog:

  • Posisi Ohm. Pada posisi ini berarti multimeter berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai tahanan (ohmmeter), yang terdiri dari tiga batas ukur : x1; x10; x100; dan 1K ohm.
  • Posisi ACV (Volt AC). Pada posisi ini berarti multimeter berfungsi sebagai alat untuk mengukur tegangan AC (voltmeter AC) yang terdiri dari empat batas ukur : 10; 50; 250; dan 500 volt.
  • Posisi DCV (Volt DC). Pada posisi ini berarti multimeter berfungsi sebagai alat untuk mengukur tegangan DC (voltmeter DC) yang terdiri dari tujuh batas ukur : 0,25; 2,5; 5; 10; 50; 100; dan 500.
  • Posisi DCmA (miliampere DC). Pada posisi ini berarti multimeter berfungsi sebagai alat pengukur arus DC dengan satuan mili ampere (mili amperemeter DC) yang terdiri dari tiga batas ukur : 0,25; 25; dan 2,5 mA.


8. Lubang Kutub Negatif (-)


Lubang kutub negatif (-) ini adalah tempat untuk memasang test lead negatif (-), yaitu kabel probe yang berwarna hitam.


9.Test Lead Negatif (-)


Test lead negatif (-) adalah kabel probe multimeter berwarna hitam yang mengindikasikan posisi negatif (-). Pada bagian ujungnya dipasangkan ke lubang kutub negatif (-) multimeter. Test lead negatif (-) digunakan untuk pengukuran pada benda kerja.


10. Test Lead Positif (+)


Test lead positif (+) adalah kabel probe multimeter berwarna merah yang mengindikasikan posisi positif (+). Pada bagian ujungnya dipasangkan ke lubang kutub positif (+) multimeter. Test lead positif (+) juga digunakan untuk melakukan pengukuran pada benda kerja.

Demikianlah bagian-bagian multimeter analog dan fungsinya yang bisa ombro sampaikan, semoga bisa bermanfaat




Senin, 30 Maret 2026

Soal Latihan Maintenance Practice kelas XII AP 2026

 Pilihlah jawaban yang tepat menurut anda dari pilihan berikut.

1. The primary purpose of weight and balance is for ...

    a. mengurangi konsumsi bahan bakar yang digunakan saat penerbangan 

    b. mengurangi biaya operasional pesawat terbang, seperti penghematan bahan bakar

    c. meningkatkan kapasitas dari pesawat terbang, agar kuota penumpang penuh saat melakukan penerbangan. 

    d. menjamin keselamatan penerbangan, memastikan bahwa pesawat terbang dalam kondisi aman dan stabil, baik saat lepas landas, terbang, maupun saat mendarat.

    e. mempercepat proses dari maintenance agar pesawat terbang bisa beroperasi. 

2. Pada pesawat terbang ada suatu titik. Titik dimana pesawat terbang akan seimbang apabila ditimbang yaitu ...

    a. datum

    b. center of gravity (cg)

    c. moment

    d. fulcrum distance

    e. arm

3. moment dalam perhitungan weight and balance diperoleh dari perhitungan ...

    a. hasil perkalian dari weight dengan arm (lengan)

    b. hasil pembagian dari arm dibagi dengan weight

    c. hasil pembagian dari weight dengan arm

    d. hasil perkalian dari weight dengan datum

    e. hasil penjumlahan dari arm + datum

4. Useful load pada pesawat terbang diperoleh dari ...

    a. maximum weight - fuel weight

    b. maximum weight - empty weight

    c. maximum weight - payload

    d. empty weight - fuel weight

    e. empty weight - payload

5. Proses weighing aircraft yang sesuai prosedur adalah ...

    a. Pesawat terbang harus full fuel

    b. semua pintu pesawat terbang harus dilepas

    c. hydraulic system harus dikosongkan sepenuhnya

    d. pesawat terbang harus berada pada posisi straight and level

    e. landing gear harus dilepas

6. Proses mengangkat pesawat terbang untuk keperluan maintenance seperti weighing and aligment disebut ...

    a. towing

    b. jacking

    c. taxing

    d. ground handling

    e. refueling

7. Biasanya pesawat terbang memiliki jumlah main jack point sebanyak ...

    a. 2

    b. 3

    c. 4

    d. 5

    e. 6

8. Saat melakukan towing aircraft, seorang teknisi harus berada di cockpit dengan tujuan ...

    a. menghidupkan engine 

    b. mengontrol sistem hidrolik

    c. mengontrol radio komunikasi

    d. mengatur arah roda pesawat terbang

    e. mengoperasikan rem jika tow bar gagal

9. Datum prosedur aircraft tiedown untuk pesawat terbang, posisi pesawat terbang yang benar adalah ...

    a. menghadap menjauhi arah angin

    b. menghadap hangar

    c. bebas tidak berpengaruh

    d. menghadap arah mata angin

    e. menghadap runway

10. Selama proses aircraft fueling, jarak minimal sumber api dari pesawat terbang adalah ... ft

    a. 200 

    b. 100

    c. 50

    d.  25

    e. 10

11. Bahan komposit pada dasarnya terdiri dari 2 komponen utama yaitu ...

    a. polymer and plastic

    b. aluminium alloy and metal iron

    c. fiber and honeycomb

    d. carbon and aluminium

    e. matrix and reinforcement

12. Fungsi utama matrik dalam material komposit adalah ...

    a. mentransfer tegangan ke serat

    b. mengurangi kekakuan material

    c. menyerap panas mesin

    d. menjadi penguat komposit

    e. menambah beban utama

13. Struktur material rekayasa yang terdiri dari 2 lapisan kulit (skin) tipis yang kaku dan kuat, dan mengapit inti (core) yang tebal namun ringan dinamakan ...

    a. hybrid composite

    b. sandwich composite

    c. Fiber-reinforced composite

    d. Particle-reinforced composite

    e. Dispersion-strengthened composite

14. Struktur honeycomb banyak digunakan karena ...

    a. bobotnya berat

    b. density rendah dan ringan

    c. mudah berkarat

    d. tidak meyerap suara

    e. sangat mahal

15. Pada proses pembuatan komposit hand lay-up, salah satu langkah pentingnya yaitu ...

    a. memanaskan permukaan yang akan diberi adonan resin dan hardener 

    b. menambahkan bahan penguat pada komposit

    c. menghilangkan bubble pada serat yang diberi adonan resin dan hardener

    d. menyatukan antara 2 reinforcement menjadi 1.

    e. menambahkan bahan pengikat pada komposit

16.   Jenis ground support electrical power unit yang dapat digerakkan sendiri adalah ...

    a. Toward power unit 

    b.  Portable power unit

    c. self-propelled power unit

    d. battery power unit

    e. auxilliary power unit

17. Portable hydraulic test stands dapat melakukan fungsi sebagai berikut, kecuali ...

    a. menyaring sistem hydrauluc

    b. mengecek kebocoran pada sistem

    c. mensuplai udara bertekanan untuk starter engine

    d. mengisi kembali sistem dengan cairan bersih

    e. mengelola sistem untuk fluida

18. Unit yang meyediakan suplai udara bertekanan untuk mengoperasikan pneumatic starter pada gas turbine engine adalah ...

    a. tow tractor

    b. auxilliary power unit

    c. ground power unit

    d. hydraulic test stands

    e. air starter unit 

19. Perhatikan Gambar di bawah ini. Anda sebagai Teknisi pesawat terbang akan mengerjakan perhitungan weight and balance pada pesawat terbang Zodiac. center of gravity (cg) dari pesawat terbang berikut adalah … in. The EWCG is located … in aft of the datum






a. 41.46

b. 54.64

c. 51.46

d. 64.61

        e. 61.64


20. Di bawah ini adalah foto marshaller yang sedang melaksanakan tugas marshalling. Foto nomor 1, 2 dan 3 menunjukkan yaitu marshaller sedang melakukan Gerakan …

 

 1                             2                             3   

  a. start engine, come ahead, and cut engine

    b. turn right, turn left, and emergency stop

    c. all clear, start engine, and normally stop

    d.  turn right, start engine and emergency stop

    e. turn right, come ahead, and emergency stop




21. 

22. 

23. 

24. 

25. 

26. 

27. 

28. 

29. 

30. 

31.

32.

33.

34.

35.

36.

37.

38.

39.

40.







 

Kamis, 26 Februari 2026

Vernier Calliper

 Vernier calliper


Image : vernier calliper


Cara membaca vernier caliper (jangka sorong) adalah dengan  menjumlahkan hasil skala utama (sebelah kiri angka nol nonius) dan skala nonius/vernier (garis yang sejajar/berhimpit). Umumnya, skala utama dalam mm, sedangkan skala vernier memberikan nilai desimal (ketelitian 0,02 mm atau 0,05 mm)

Langkah-langkah Membaca Jangka Sorong:
  1. Baca Skala Utama: Lihat posisi angka 0 pada skala vernier (bawah). Angka pada skala utama (atas) yang tepat berada di sebelah kirinya adalah nilai milimeter utama.
    • Contoh: Jika 0 vernier berada di antara 2,1 cm (21 mm) dan 2,2 cm (22 mm), maka skala utama adalah 21 mm.
  2. Baca Skala Vernier (Nonius): Cari garis pada skala vernier (bawah) yang paling sejajar/berhimpit lurus dengan garis skala utama di atasnya.
    • Contoh: Jika garis ke-7 pada skala vernier berhimpit (pada alat ketelitian 0,01 mm), maka nilainya 
       mm.
  3. Jumlahkan Hasil: Tambahkan nilai skala utama dengan nilai skala vernier.
    • Hasil: 21 mm (Skala Utama) + 0,07 mm (Vernier) = 21,07 mm.
Tips Tambahan:
  • Jenis Ketelitian: Ketelitian jangka sorong umumnya 0,05 mm atau 0,02 mm. Baca panduan pada alat untuk memastikan.
  • Cek Nol: Pastikan kedua rahang rapat dan angka nol utama lurus dengan nol vernier sebelum mengukur untuk menghindari error



Tugas Maintenance Practice Kelas XII

 Jawablah soal essai berikut ini :

1. Buatlah settingan ukuran torque wrench menjadi 10.2 inch!

2. Jenis pengelasan apa yang anda lakukan saat ini?

3. Bilamana anda melakukan pemasangan safety wire, Jelaskan berapa aturan SOP dari jumlah lilitan dalam 1 inch dan aturan mengenai pigtail?

4. Berapa rivet pitch yang dianjurkan sesuai dengan SOP pada proses riveting?

5. Berapa tekanan hydraulic/pneumatic yang terbaca pada pressure regulator saat anda mengoperasikan Rangkaian Simulasi Electro Aileron System?

6. Coba jelaskan mengapa serat di setiap lapisan arah seratnya berbeda dalam proses pembuatan skin?

7. Apa akibatnya jika pada proses pencampuran adonan composite perbandingan resin dan hardener tidak sesuai dengan SOP?

8. Bagaimana mengetahui suatu komponen yang berbahan composite dinyatakan mengalami kerusakan?

9. Berapa tegangan total dari rangkaian constant current (rangkaian seri) pada baterai?

    Selamat Mengerjakan

Kamis, 12 Februari 2026

Tugas Basic Skill

Tugas Basic Skill, 

Jumat, 13 Februari 2026 / Senin, 13 April 2026 / Jumat, 17 April 2026

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar!

1. Jelaskan definisi aircraft hardware!

2. Sebutkan tiga metode standar yang paling sering digunakan pada aircraft   hardware!

3. Mengapa paku keling (rivet) dan las (welding) tidak boleh digunakan  untuk menyambung bagian yang sering dibongkar pasang?

4. Mengapa pada pemasangan baut (bolt) umumnya dikencangkan dengan  cara memutar mur (nut) dan tidak diperbolehkan memutar kepala baut?

5. Mengapa ulir perlu diklasifikasikan berdasarkan kelas fit-nya?

6. Sebutkan bentuk ulir yang paling cocok digunakan untuk memindahkan   tenaga yang besar!

7. Apa yang kalian ketahui mengenai knuckle thread?

8. Sebutkan tiga material yang digunakan untuk membuat baut pesawat udara!

9. Sebutkan empat jenis baut yang banyak digunakan dalam struktur pesawat udara!

10. Gambarkan kepala baut jenis hex head, clevis, countersunk head styles and eyebolt!

11. Jelaskan cara membaca identifikasi baut dengan nomor komponen ANDD6A!

12. Apa yang kalian ketahui tentang close tolerance bolts!

13. Perhatikan bentuk kepala internal wrenching bolt! Dengan bentuk kepala seperti itu, beban apa yang paling besar ditanggung oleh internal wrenching bolt?

14. Jelaskan cara mengidentifikasi aircraft nut!

15. Jelaskan perbedaan non-self-locking nut dan self-locking nut!

16. Jelaskan arti dari mur dengan kode AN320-10!

17. Mengapa castellated shear nut AN320 dirancang untuk menerima tegangan geser (shear) saja?

18. Sebutkan penggunaan wing nut AN350 yang pernah kalian lihat pada   penggunaan di lingkungan sekitar kalian!

19. Apa yang kalian ketahui tentang self-locking nuts jenis fiber lock type?

20. Berikan penjelasan mur yang memiliki kode AN310D5R!

21. Jelaskan pengelompokan sekrup pada pesawat udara beserta penggunaannya!

22. Mengapa sebagian besar orang mengklasifikasikan drive screws bukan    sekrup melainkan paku (nail)? Jelaskan!

23. Jelaskan arti dari nomor kode AN501D-416-7 pada sekrup!

24. Jelaskan arti dari nomor kode NAS144DH-24 pada sekrup!

25. Jelaskan perbedaan mendasar bentuk fisik antara structural screw dibanding machine screw dan self-tapping screw!

26. Jelaskan definisi rivet sesuai dengan materi yang telah kalian pelajari!

27. Sebutkan lima macam penggunaan rivet di pesawat udara!

28. Gambarkan jenis-jenis kepala solid shank rivet!

29. Pada kondisi apa kita harus menggunakan blind rivet?

30. Mengapa kepala countersunk head rivet paling banyak digunakan pada  bagian eksterior pesawat udara?

31. Jelaskan arti dari nomor kode rivet AN470AD3-5!

32. Jelaskan definisi dari pegas (spring) menurut pemahaman kalian!

33. Sebutkan lima fungsi dari pegas!

34. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang pegas datar, pegas spiral, dan pegas ulir?

35. Jelaskan perbedaan tentang bantalan bola (ball bearings) dan bantalan    rol (roller bearings)!

36. Gambarkan bagian-bagian bantalan bola!

37. Apa yang kalian ketahui tentang bantalan rol jenis cylindrical roller bearings, spherical roller bearings, dan tapered roller bearings?

38. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang cable fittings!

39. Mengapa kabel transmisi dan kabel kontrol perlu dilengkapi dengan beberapa jenis alat kelengkapan yang berbeda, seperti terminals, thimbles, bushings, dan shackles?

40. Gambarkan turnbuckle beserta nama bagian-bagiannya!

41. Gambarkan pula push-pull tube assembly beserta nama bagian- bagiannya!

42. Jelaskan potensi bahaya yang akan terjadi apabila kabel pesawat udara   tidak dirawat dengan benar atau sembarangan!

43. Mengapa kinerja sistem kelistrikan yang baik dan berkelanjutan pada pesawat udara sangat bergantung pada pengetahuan dan teknik dari teknisi yang memasang,  memeriksa, dan memelihara sistem kelistrikan               tersebut?

44. Sebutkan lima karakteristik pemilihan jenis bahan isolasi konduktor!

45. Jelaskan perbedaan antara metode penandaan kabel langsung dan tidak   langsung!

46. Sebutkan kategori perkakas untuk pekerjaan perawatan dan perbaikan   pesawat berdasarkan fungsi/cara kerja dan sifatnya!

47. Perkakas apa saja yang termasuk cutting tools?

48. Sebutkan pula perkakas yang termasuk alat ukur!

49. Apa kegunaan perkakas rachet, slide caliper, file card, dan torque wrench?

50. Mengapa torque wrench harus dikalibrasi pada interval waktu tertentu?

51. Apa yang dimaksud dengan perlengkapan penunjang pelayanan darat?

52. Sebutkan empat perlengkapan yang termasuk kategori general equipments!

53. Apa itu wheel chock dan apa fungsinya?

54. Apa nama peralatan penghasil tenaga listrik yang memasok daya  sebelum mesin pesawat dinyalakan?

55. Apa yang dimaksud emergency equipment? Sebutkan perangkat- perangkatnya!

56. Di bagian mana dipasang slide rafts? Apa fungsinya?

57. Apa gunanya towing bar and tractor dan kapan penggunaannya?

58. Tuliskan kepanjangan dari APU dan jelaskan fungsinya!

59. Apa yang dimaksud kalibrasi dan mengapa itu penting dilakukan?

60.  Bagaimana cara mengukur arus listrik sebesar 100 mA dengan  multimeter analog? Tuliskan tahap-tahapnya!

Kerjakan Soal di atas dengan modul  panduan Dasar - dasar Teknik Pesawat Udara. 

Silakan absen di kolom komentar ya. Merci

MULTIMETER

  Bagian-bagian Multimeter Analog Multimeter merupakan salah satu alat ukur elektrik yang umum digunakan di bengkel otomotif. Multimeter ser...