Hari Pertama di Eropa: Kisah di Toulouse, Perancis
Hari Minggu, tanggal 23 April 2017, adalah hari bersejarah
bagi saya (Suharmadi_SMKN 29 Jakarta) dan 5 teman saya yaitu Hadi Darianto dan
Rita Lestari dari SMKN 12 Bandung, Melia Grina dan Nana Andriana dari SMK
Penerbangan Aceh serta Dimas Fitrianto Putra dari SMKN 4 Depok. Ini adalah
pertama kalinya Saya dan teman-teman menginjakkan kaki di tanah Eropa, sebuah
pengalaman yang sangat berarti dan sejak dulu saya impikan. Perjalanan panjang
melintasi benua dengan pesawat terbang selama 18 jam dari Bandara Soekarno
Hatta, kemudian transit di Changi Airport. Lalu take off dari Changi Airport
menuju Attaturk International Airport di turki. Di turki transit beberapa jam
lalu Kami melanjutkan kembali penerbangan dari turki menuju Bandara Blagnac di
Kota Toulouse, Perancis. Dan Setibanya Kami di Bandara Blagnac, begitu keluar
dari pintu kedatangan, saya langsung disambut oleh atmosfer khas Eropa yaitu udara
sejuk yang menyegarkan dan pemandangan arsitektur indah di kejauhan, dengan
suhu sekitar 5°C, karena saat itu Toulouse sedang musim dingin.
Di bandara, kami dijemput oleh seseorang yang sangat ramah,
yaitu Mr. Laurent Juillac, pemandu kami dari Sekolah Lycee Saint Exupery,
Blagnac. Dengan senyuman hangat, Laurent memperkenalkan dirinya sambil
mengucapkan, "Bienvenue en France!"
(Selamat datang di Perancis!). Ucapan itu membuat saya merasa langsung diterima
di negeri ini.
Laurent mengantar kami ke apartemen yang telah disiapkan di
Kampus Toulouse Capitole 1. Perjalanan menuju apartemen menjadi pengalaman
tersendiri. Sepanjang perjalanan, saya terpukau dengan keindahan kota Toulouse,
yang dikenal dengan julukan “La Ville Rose” atau "Kota Merah Jambu"
karena bangunan-bangunannya yang terbuat dari batu bata merah muda. Jalan-jalan
di Toulouse penuh dengan kehidupan, dipenuhi oleh orang-orang yang berlalu-lalang,
kafe-kafe kecil dengan aroma kopi yang mengundang, dan toko-toko yang menjual
barang-barang unik dan menarik.
Setibanya di apartemen, saya melihat bahwa tempat ini berada
di tengah kota yang sangat hidup, dengan jalan-jalan yang dipenuhi kafe, toko
buku kecil, dan orang-orang yang ramah. Apartemen itu sendiri sederhana namun
nyaman, dengan jendela besar yang menghadap ke pemandangan kota. Saya dan Dimas
1 ruangan, 1 ruangan lagi yaitu Melia dan Nana serta 1 ruangan lagi yaitu Hadi
dan Rita. Masing-masing ruangan memiliki kamar yang terpisah. Dari jendela,
saya bisa melihat menara-menara gereja kuno yang menjulang di antara atap-atap
rumah yang berwarna merah muda. Serta Pemandangan pohon-pohon yang menyejukkan.
Hari itu, saya tidak langsung beristirahat meskipun tubuh
terasa lelah. Sebaliknya, saya memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di
sekitar kampus. Saya menemukan sebuah taman kecil yang dihiasi bunga-bunga
warna-warni, mendengar orang-orang berbicara dalam bahasa Perancis yang
terdengar seperti alunan musik, dan menikmati aroma roti segar dari toko-toko roti
di sekitar. Di salah satu sudut taman, saya duduk sejenak dan meresapi suasana,
menikmati setiap detik berada di tempat yang indah ini.
Malam itu, saya duduk di apartemen sambil menulis jurnal.
Saya merasa begitu bersemangat untuk memulai petualangan baru di Eropa. Hari
pertama ini hanya permulaan, dan saya tahu banyak hal menarik yang menanti di
depan. Rasanya seperti saya sedang membuka lembaran baru dalam hidup, dengan
kisah-kisah yang akan saya tulis sendiri.
Perjalanan saya baru saja dimulai, tetapi hati saya sudah
penuh dengan rasa syukur dan kebahagiaan. 😊
Berikut adalah foto-foto nya :
 |
| In Blagnac Airport |
 |
| Bersama Mr Ibrahim from Turki |
 |
| My Position Airplane in Map |
 |
| My food while in Airplane Turkish Airline |
 |
From Boarding Lounge Airport
|